Selasa, 08 Juni 2010

Yummy! Ada Pesta Bakpia 2,6 Ton di Yogya


Pasar bakpia di Daerah Istimewa Yogyakarta tergolong menjanjikan. Untuk semakin mengangkat citra bakpia sebagai makanan oleh-oleh khas DIY, produsen bakpia berlabel Bakpia Djava berencana mencetak rekor Museum Rekor Indonesia atau MURI.

Caranya, menyajikan bakpia terbesar se-Indonesia sekaligus menggelar acara makan bakpia massal. Rencananya, bakpia raksasa seberat 2,6 ton akan dipertontonkan untuk meraih rekor MURI pada Sabtu (12/6/2010) di Plaza Monumen Serangan Oemum 1 Maret, Kota Yogyakarta.

Acara ini sekaligus sebagai bentuk dukungan untuk menggairahkan pariwisata DIY. Selain suguhan proses pembuatan bakpia, masyarakat diajak menonton tari golek ayun-ayun serta menikmati pesta kembang api .

Menurut pemilik Bakpia Djava, Wieke Sutanto dan Fendy Sanjaya, pencatatan rekor MURI bertujuan mengenalkan dan mempopulerkan makanan tradisional bakpia. Kegiatan tersebut akan dihadiri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Raja Yogyakarta dan Walikota Yogyakarta Hery Zudiyanto.

Bakpia tersebut berdiameter 2,5 meter dengan ketebalan 30 sentimeter. Wieke mengatakan pihaknya mengeluarkan dana Rp 13,7 juta untuk membeli bahan baku isi serta kulit bakpia raksasa itu. Oven pemanggangan bakpia juga dibuat spesial untuk ukuran yang memang tidak wajar itu.

Saat ini, pasar bakpia di DIY memang bertumbuh dengan pesat. Setiap harinya, Bakpia Djava mampu menjual 650 kardus bakpia. Jumlah penjualan tersebut melonjak hingga lebih 2.500 kardus di akhir pekan atau musim liburan. Bakpia Djava setidaknya memiliki 40 resep tradisional bakpia.

Pemecahan rekor MURI ini sekaligus menjadi ajang promosi merek dagang Bakpia Djava yang baru tiga tahun hadir di Yogyakarta. Bakpia Djava menarik konsumennya bekerjasama dengan biro travel serta agen wisata. Kunjungan konsumen bakpia juga didongkrak dengan wisata mengunjungi dapur pembuatan bakpia.

Selama ini, pasar penjualan bakpia didominasi oleh wisatawan dari luar DIY. Rekor MURI yang nantinya akan diraih ini diharapkan bisa turut mengukuhkan posisi bakpia sehingga resep tradisionalnya tidak diklaim sebagai kekayaan negara lain.


Sumber: kompas.com

Ini Dia Sejuta Manfaat Buah Kiwi


SELAIN enak disantap, buah kiwi kini kian populer karena kandungan vitamin C yang tinggi serta mampu menurunkan kolesterol. Selain itu, kiwi mampu melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas.

Mungkin Anda akan terkejut mengetahui buah kiwi memiliki kandungan vitamin C yang melimpah di dalamnya. Bahkan, kandungan vitamin C yang terdapat dalam kiwi sangat ekstra dibandingkan buah jeruk pada umumnya. Tak heran bila kiwi tak hanya enak disantap, tetapi membawa sejuta manfaat yang bisa dinikmati oleh para pencinta buah.

Untuk mengetahui lebih jauh manfaat buah eksotis ini, maka terutama adalah buah kiwi kaya antioksidan yang mengandung vitamin C di dalamnya. Yang dikenal banyak memberikan manfaat positif bagi tubuh manusia, seperti berperang melawan kerusakan tubuh akibat radikal bebas, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini.

Selain itu, kiwi juga memiliki manfaat lain, yakni menangkal berbagai penyakit seperti kanker, jantung, dan stroke. Bahkan, kiwi juga terbilang sangat bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga Anda dapat terhindar dari flu. Tak hanya vitamin C, namun vitamin E juga dapat Anda temukan dalam buah yang memiliki daging berwarna hijau ini.

Kelebihan lainnya yang mengesankan dari buah kiwi adalah bisa menjaga penglihatan Anda. Peneliti mengumumkan, makan tiga buah kiwi sehari dapat merendahkan risiko dari kemerosotan macular sehubungan dengan usia, yang menjadi penyebab utama kehilangan penglihatan pada orangtua.

Penelitian lain juga menunjukkan, bahwa anak-anak yang makan antara 5-7 buah kiwi dalam satu hari menjadi lebih rentan terhadap gejala-gejala berbagai penyakit, seperti asma, batuk, dan sesak napas.

Ingin mendapatkan berbagai manfaat dari buah kiwi? Anda dapat menikmatinya dalam sarapan pagi, makan siang, makan malam hingga hidangan penutup. Untuk sarapan, Anda dapat menambahkan kiwi ke salah satu makanan favorit Anda. Misalnya tambahkan irisan kiwi segar ke dalam mangkuk berisi sereal yang siap Anda santap.

Saat makan siang, Anda dapat membuat salad penuh dengan buah-buahan segar, termasuk kiwi. Salah satu resep salad yang Anda dapat coba di rumah adalah menggabungkan delapan cangkir daun bayam segar, irisan stroberi, setengah cangkir kenari cincang, kiwi yang telah dikupas dan diiris, dua sendok makan selai raspberry, dan dua sendok makan cuka raspberry, salad pun siap untuk Anda nikmati.

Sumber: okezone.com

Tanda-tanda Tubuh Kurang Serat


Apakah Anda kurang asupan buah, sayur, dan biji-bijian? Hati-hati, kurang serat bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dll.

Ada empat tanda utama yang perlu diperhatikan saat Anda kekurangan serat.

* Sembelit
Bila Anda buang air besar kurang dari tiga kali seminggu, feses keras dan kering, Anda pasti sembelit. Sembelit juga bisa terjadi karena kurang olahraga dan pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi.

Cegah dengan menambah asupan makanan kaya serat seperti apel, wortel, brokoli, dan biji-bijian, secara bertahap. Jangan lupa banyak minum air dan berolahraga teratur.

* Berat badan bertambah
Serat membuat kenyang, tetapi tetap nyaman. Bila Anda tidak mengalami perasaan itu, konsumsilah 25-35 gram serat per hari.

* Fluktuasi kadar gula
Bila Anda menderita penyakit diabetes melitus (DM) dan sulit mengontrol kadar gula darah, konsultasikan ke dokter. Ada kemungkinan Anda kurang serat. Coba tambahkan produk segar dan makanan tinggi serat ke dalam diet Anda.

* Mual terkait dengan diet
Konsumsi kalori yang sebagian besar diperoleh dari makanan tinggi protein atau rendah karbohidrat tidak hanya menaikkan kolesterol, tetapi juga membuat Anda lemah, mual, dan lelah. Karena itu, tingkatkan asupan serat dan kurangi makanan berlemak.

Sumber: kompas.com